Sabtu, 17 Oktober 2015

BAPAKKU PEKERJA KERAS




       Bapakku bernama Hasanudin beliau lahir di Ciamis pada tanggal 4 bulan April tahun 1960 sekarang beliau berumur 55 tahun.Beliau anak ke 2 dari 2 bersudara,dari pasangan bapak Abdulrohman dan ibu Lomrah.Bapakku selau bekerja keras untuk menafkahi keluarga.
        Bapakku bekerja di Dishub Ciamis bersama bapaknya Dicky yang bernama Wawan Kartiwan.Bapakku pertama sekolah di SDN 3Linggasari,lalu melanjutkan sekolah ke STN 1Ciamis sekarang bernama SMPN 6 Ciamis beliau sangat berprestasi dalam sepak bola,lalu beliau melanjutkan sekolah ke STMN Ciamis ,lalu beliau melanjutkan kuliah di STISIP Banjar dan mendapat gelar S1.Bapakku pertama kali bekerja di Jakarta,lau pindah ke Bandung dan terakhir pindah ke ciamis.
       Begitu lelahnya menjadi bapak sebagai kepala keluarga apalagi jika kerjanya berpindah-pindah kekota lain agar dapat menafkahi keluarga.

Kamis, 10 September 2015



Semut yang Cerdik
        Pada zaman dahulu hiduplah sekelompok semut yang sedang  membuat sarang di pohon yang sangat rendah.Semut-semut  itu mengumpulkan makanan di sarang tersebut.
        Pada suatu hari  badai dan hujan turun sangat deras.Sarang sang semutpun  hamper saja terbawa angin.Lalu sang semutpun mempunyai ide untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi.Lalu semut-semut itu pindah membawa semua makanan  di sarangnya tersebut.Semut-semut  itu terkena air hujan dan makanannya terbawa oleh air dan hilang.Lalu semut-semut tersebut berlindung di rerumputan.Setelah hujan reda semut-semut itu mengumpulkan makanan.setelah berhasil mengumpulkan makanan  semut-semut itu kebingungan untuk mencari sarang.
           Lalu semut  mempunyai ide untuk bersarang di pohon yang sangat tinggi.Lalu sang semut meminta tolong kepada burung untuk mengantarkannya ke pohon yang sangat tinggi itu.Burung itu mengantarkannya semut ke pohon itu.
            Akhirnya semut-semut itupun hidup bahagia di atas pohon dan tidak takut lagi sarangnya akan terbawa angina pada saat hujan lebat
             
TAMAT.

Rabu, 27 Mei 2015

Kura-Kura yang ingin Terbang



       Pada zaman dahulu ad se ekor kura-kura yang sedang bersandar,dia selalu bermimpi ingin,dia  mimpi ingin terbang seperti burung.Dia selalu mencoba untuk terbang tetapi kenyataanya kura-kura tidakbisa terbang.
        Pada suatu hari ia bertemu dengan seekor momyet,lalukura-kura menyapa monyet”hai monyet”monyet pun m’enjawab”ada apa wahai kura-kura”monyet menjawab.kamu tahu tidak aku ingin terbang “ya,tahu”,lalu kura-kura bertanya”lalu bagaimana aku bisa terbang”,lalu monyet mengusulkan untuk betanya kepada kancil,kura-kura langsung mencari kancil,tak lama kemudian kura-kura bertemu kancil,lalu kura-kura bertanya kepada kancil”kancil aku bisa ingin terbang bagaiman aku bisa terbang?”,lalu kancil punya ide agar kura-kura bisa terbang,lalu kancil meminta bantuan kepada angsa,lalu angsa meneriama permintaan sang kura-kura,tetapi ada syarat yang tidak boleh dilanggar yaitu kura-kura tidak boleh membuka mulutnya saat terbang,lalu angsa dan kura-kura terbang.Saat terbang kura-kura malah membuka mulutnya lalu ia terjatuh kebawah untung saja kura-kura tidak apa-apa tetapi cangkang kura-kura retak  

Selasa, 26 Mei 2015

Pertanyaan
      1.    Menurutmu, termasuk teks jenis apakah teks” rumah kecil di bukit sunyi”?...
      2.    Bagaimana dengan bagian – bagian yang membangun tek tersebut? Coba sebutkan 
             kemudian tuliskan bagian – bagian tersebut!...
      3.    Ide pokok apa sajakah yang terkandung didalam bagian – bagian yang menjadi setuktur 
             teks” rumah kecil di bukit sunyi”tersebut?...
      4.    Siapa tokoh utama dan bagai mana karakternya...
      5.    Sebutkan tokoh yang lain beserta karakternya...
      6.    Konflik apa saja yang ada dalam cerita tersebut...
      7.    Pesan apa saja yang ingin disampaikan pengarak dalam cerita tersebut...
      8.    Menggunakan sudut pandang yang mana jelaskan...
      9.    Sebutkan latar yang ada di dalam cerita tersebut...
         10.  Bagaimana alur ceritanya...
         11.  Sebutkan kaonjungsi apa saja yang ada dalam cerita tersebut beserta pernyataanya...
         12. Adakah repetisi atau kata ulang temukan dan temukan maknanya...
         13. Adalah perasa atau kata gabung...
         14. Siapa sebenarnya pa kerto...
         15. Bagaimana menurutmu cerita tersebut jelaskan...

   


Jawaban
1.   Cerita pendek
2.   Orientasi, komplikasi, resolusi
3.   Orientasi      : Diatas bambu reyot, pak kerto meluruskan
                       kedua kakinya. Berapa saat kemudian ia
                      beranjak dari bangku dan melangkah kebilik
                      belakang yang hanya dibatasi oleh anyaman
                      daun rumbi.
Komplikasi  : Pikirannya tertuju pada pohon-pohon kecil diladang sebelah kanan parit yang besok harus dipanen. “Untuk apa juragan memanen pohon-pohon itu, Pak Kerto hanya tunduk dan patuh pada perintah Juragan”.
Resolusi       : Pikiranya tertuju pada poho – pohon kecil diladang sebelah pak parit yang besok harus di panen.  
4.   Tokoh utama        : Pak Kerto.
Karakternya : baik, penyabar,dan tidak tahu apa-apa
5.   Tokoh yang lain   : juragan
karakternya          : jahat.
Polisi karakternya        : baik, tegas.
6.   Saat pak kerto ingin membelikan kebaya untuk istrinya dan dua sandal plastik untuk anank nya. Tapi pak kerto tida sempat membelikanya karna pak kerto tertangkap polisi karna terbukti menanam pohon ganja.
7.   Janganlah melakukan pekerjaan yang tida halal karna akan menambah dosa. Dan sebaiknya kita berhati – hatilah saat menerima pekerjaan dari orang lain.
8.   Sudut pandang orang ketiga karna cerita tersebut menceritakan kisah orang lain bukan kisah sipenulis.
9.   Waktu  : sebentar lagi, dua hari lagi
Suasana        : sedih, gembira, senang.
Tempat         : Di rumah pak kerto, di samping rumah, di bukit.
10.    Alur cerita cerpen “ Rumah kecil di atas bukit sunyi “ :  pak  kerto diatas bambu reyod sedang meluruskan kakinya tiba – tiba pintu terbuka. “ ooo... juragan” apakah sudah beres, sebagian sudah saya manen  karna bagus panen musim ini juragan memberikan upah kepada pak kerto, hati pak kerto sangat senang. Pak kerto disuruh oleh juragan untuk memanen pohon – pohon kecil disebelah kanan parit, ia tida tau apa nama pohon itu. Sebenarnya nama pohon itu adalah pohon ganja.saat pak kerto hasil lelap terdengar suara orang mengetuk pintu, saat dibuka pintu itu bukan juragan  tapi itu polisi yang mau menagkap pak kerto karna terbukti menanam pohon ganja.
11.    Dan      : penambahan
Dengan : penjumlahan
Karena : sebab akibat
12.    Tiba – tiba           : mendadak.
Pohon – pohon     : banyak pohon.
Terputus – putus : terbagi.
13.    Kedua kakinya.
 Daun rumbi.
 Kain kebaya.                                
14.    Pak kerto adalah petani yang menanan pohon ganja.
15.    Bagus karna kita bisa tau mana pekerjaan yang bagus dan halal. Dan mana pekerjaan yang tidak bagus tidak halal.