Rabu, 27 Mei 2015

Kura-Kura yang ingin Terbang



       Pada zaman dahulu ad se ekor kura-kura yang sedang bersandar,dia selalu bermimpi ingin,dia  mimpi ingin terbang seperti burung.Dia selalu mencoba untuk terbang tetapi kenyataanya kura-kura tidakbisa terbang.
        Pada suatu hari ia bertemu dengan seekor momyet,lalukura-kura menyapa monyet”hai monyet”monyet pun m’enjawab”ada apa wahai kura-kura”monyet menjawab.kamu tahu tidak aku ingin terbang “ya,tahu”,lalu kura-kura bertanya”lalu bagaimana aku bisa terbang”,lalu monyet mengusulkan untuk betanya kepada kancil,kura-kura langsung mencari kancil,tak lama kemudian kura-kura bertemu kancil,lalu kura-kura bertanya kepada kancil”kancil aku bisa ingin terbang bagaiman aku bisa terbang?”,lalu kancil punya ide agar kura-kura bisa terbang,lalu kancil meminta bantuan kepada angsa,lalu angsa meneriama permintaan sang kura-kura,tetapi ada syarat yang tidak boleh dilanggar yaitu kura-kura tidak boleh membuka mulutnya saat terbang,lalu angsa dan kura-kura terbang.Saat terbang kura-kura malah membuka mulutnya lalu ia terjatuh kebawah untung saja kura-kura tidak apa-apa tetapi cangkang kura-kura retak  

Selasa, 26 Mei 2015

Pertanyaan
      1.    Menurutmu, termasuk teks jenis apakah teks” rumah kecil di bukit sunyi”?...
      2.    Bagaimana dengan bagian – bagian yang membangun tek tersebut? Coba sebutkan 
             kemudian tuliskan bagian – bagian tersebut!...
      3.    Ide pokok apa sajakah yang terkandung didalam bagian – bagian yang menjadi setuktur 
             teks” rumah kecil di bukit sunyi”tersebut?...
      4.    Siapa tokoh utama dan bagai mana karakternya...
      5.    Sebutkan tokoh yang lain beserta karakternya...
      6.    Konflik apa saja yang ada dalam cerita tersebut...
      7.    Pesan apa saja yang ingin disampaikan pengarak dalam cerita tersebut...
      8.    Menggunakan sudut pandang yang mana jelaskan...
      9.    Sebutkan latar yang ada di dalam cerita tersebut...
         10.  Bagaimana alur ceritanya...
         11.  Sebutkan kaonjungsi apa saja yang ada dalam cerita tersebut beserta pernyataanya...
         12. Adakah repetisi atau kata ulang temukan dan temukan maknanya...
         13. Adalah perasa atau kata gabung...
         14. Siapa sebenarnya pa kerto...
         15. Bagaimana menurutmu cerita tersebut jelaskan...

   


Jawaban
1.   Cerita pendek
2.   Orientasi, komplikasi, resolusi
3.   Orientasi      : Diatas bambu reyot, pak kerto meluruskan
                       kedua kakinya. Berapa saat kemudian ia
                      beranjak dari bangku dan melangkah kebilik
                      belakang yang hanya dibatasi oleh anyaman
                      daun rumbi.
Komplikasi  : Pikirannya tertuju pada pohon-pohon kecil diladang sebelah kanan parit yang besok harus dipanen. “Untuk apa juragan memanen pohon-pohon itu, Pak Kerto hanya tunduk dan patuh pada perintah Juragan”.
Resolusi       : Pikiranya tertuju pada poho – pohon kecil diladang sebelah pak parit yang besok harus di panen.  
4.   Tokoh utama        : Pak Kerto.
Karakternya : baik, penyabar,dan tidak tahu apa-apa
5.   Tokoh yang lain   : juragan
karakternya          : jahat.
Polisi karakternya        : baik, tegas.
6.   Saat pak kerto ingin membelikan kebaya untuk istrinya dan dua sandal plastik untuk anank nya. Tapi pak kerto tida sempat membelikanya karna pak kerto tertangkap polisi karna terbukti menanam pohon ganja.
7.   Janganlah melakukan pekerjaan yang tida halal karna akan menambah dosa. Dan sebaiknya kita berhati – hatilah saat menerima pekerjaan dari orang lain.
8.   Sudut pandang orang ketiga karna cerita tersebut menceritakan kisah orang lain bukan kisah sipenulis.
9.   Waktu  : sebentar lagi, dua hari lagi
Suasana        : sedih, gembira, senang.
Tempat         : Di rumah pak kerto, di samping rumah, di bukit.
10.    Alur cerita cerpen “ Rumah kecil di atas bukit sunyi “ :  pak  kerto diatas bambu reyod sedang meluruskan kakinya tiba – tiba pintu terbuka. “ ooo... juragan” apakah sudah beres, sebagian sudah saya manen  karna bagus panen musim ini juragan memberikan upah kepada pak kerto, hati pak kerto sangat senang. Pak kerto disuruh oleh juragan untuk memanen pohon – pohon kecil disebelah kanan parit, ia tida tau apa nama pohon itu. Sebenarnya nama pohon itu adalah pohon ganja.saat pak kerto hasil lelap terdengar suara orang mengetuk pintu, saat dibuka pintu itu bukan juragan  tapi itu polisi yang mau menagkap pak kerto karna terbukti menanam pohon ganja.
11.    Dan      : penambahan
Dengan : penjumlahan
Karena : sebab akibat
12.    Tiba – tiba           : mendadak.
Pohon – pohon     : banyak pohon.
Terputus – putus : terbagi.
13.    Kedua kakinya.
 Daun rumbi.
 Kain kebaya.                                
14.    Pak kerto adalah petani yang menanan pohon ganja.
15.    Bagus karna kita bisa tau mana pekerjaan yang bagus dan halal. Dan mana pekerjaan yang tidak bagus tidak halal.





Misteri Kalong Wewe




Siapa yang tida kenal dengan kalong wewe, yang terkenal didaerah manonjaya, jawa barat. Kalong wewe ini dikenal oleh masyarakat manonjaya memiliki  watak yang jahat, karna kalong wewe ini suka memangsa anak kecil disaat adzaan magrib.
Makanya masyarakat dimanonjaya suka mengadakan penjagaan setiap malam agar tida terjadi apa-apa kepada anak –anak manonjaya. Pada malam jum’at  waktu adzaan magrib tiba-tiba ada seorang ibu yang kehilangan anaknya, dan ibu itu langsung melaporkan  kepada masyarakat manonjaya bahwa anaknya hilang disaat adzaan magrib. Kata salahsatu masyarakat manonjaya ia berkata “jangan-jangan anak itu dimangsa oleh kalong wewe”.kata salah satu masyarakat lagi ia berkata” iah aku melihat kalong wewe membawa anak kecil dia berjalan kegunung itu”. Akhirnya anak itu berhasil ditemu oleh bapa-bapa  yang sedang mencari rumput.
Oleh masyarakat manonjaya, kehilangan anan kecil menjadi perhatian semua masyarakat manonjaya bahwa jangan ada anan kecil yang berkeliaran disaat adzan magrib . agar tida terjadi lagi kehilangan anak kecil.

Kamis, 21 Mei 2015

Kambing yang Serakah

Kambing yang Serakah
     Pad zaman dahulu,musim hujan telah tiba,hujan lebat yang disertai angin kencang tak kunjung berhenti,hal tersebut membuat air sungai dilembah menjadi meluap dan berarus sangat deras.dan itu membuat hewan-hewan yang hidup disana menjadi sulit untuk mencari makanan
       Pada suayu hari,ada dua ekor kambing jantan yang ingin menyebrang keduanya berjalan dari arah yang berlawanan,dengan gagahnya keduanya berjalan menuju tepi sungai.keua kambing itu berdebat karena keduanya ingin menyebrang ke tepi sungai domba itu terus berdebat akhirnya mereka berkelahi dengan mengadu kepalanya sendiri,lalu kedua kambing itu terjatuh kesungai karena pohon yang menjadi jembatan patah.
        Jadi intinya kita tidak boleh serakah karena bisa merugikan diri sendiri dan orang lain